Embung Jlamprong Di Desa Ngeposari.

Berbicara obyek wisata di Gunungkidul memang tak ada habisnya. Tak hanya obyek wisata di tempat selatan saja, namun objek wisata lain mulai dikembangkan di daerah Gunungkidul bab timur, salah satunya adalah Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu. Sebagai upaya untuk menyebarkan Desa Wisata, Pemerintah Desa Ngeposari mulai melaksanakan pengembangan banyak sekali tempat wisata, salah satunya pembangunan embung.

Berbicara obyek wisata di Gunungkidul memang tak ada habisnya Embung Jlamprong di Desa Ngeposari.Setelah berhasil menyebarkan wisata Goa Jlamprong, sekarang pemerintah desa setempat mulai menyebarkan wisata lain yaitu Embung Jlamprong. Proyek pembangunan ini sudah hampir selesai. Berbeda dengan embung lainnya ibarat Sriten dan Nglanggeran yang dibangun di dataran tinggi, Embung Jlamprong yang memanfaatkan tanah seluas 1,5 hektar ini dibangun di dataran rendah. Sehingga jalan masuk jalan menuju ke Embung Jlamprong pun sangat mudah.

Fasilitas yang berbeda juga akan dikembangkan oleh pihak desa, yaitu akan memfasilitasi wisatawan dengan memanfaatkan angkutan lokal, entah ojek sepeda motor atau sepada onthel yang sanggup dipakai wisatawan untuk mengunjungi ke objek wisata lain dan secara tegas tidak diperbolehkan memakai kendaraan pribadi. Pemerintah sentra menganggarkan dana untuk proses pembangunan Embung mencapai Rp 3,09 miliar.

�Pembangunan Embung Jlamprong ini hampir selesai, sudah mencapai 95 % dan tinggal menunggu hujan turun untuk pengisian air. Dana murni berasal dari pemerintah pusat. Pihak desa hanya mengusulkan dan menyediakan tanah.

Pemerintah kabupaten Gunungkidul dalm jadwal pembangunanya sangat di utamakan dalm pembangunan di tempat tempat wisata yang berada di Gunung kidul . sehingga dikala ini telah banyak bermunculan tempat wisata di kabupaten gunungkidul terutama embong. semakin banyak tempat wisata di gunungkidul maka akan semakin bnayak para pengunjung yang akan tiba di gunungkidul yang akan menyebabkan gunungkidul akan lebih maju.