Heboh Penampakan Sepeda Onthel Terompet Raksasa Jogja

Baru-baru ini netizen dibikin takjub dengan kemunculan foto sepeda onthel model kumbang dengan terompet raksasa. Bagi yang tinggal di Jogja mungkin tidak abnormal dengan pemandangan menyerupai itu. DIY sebagai kota budaya kerap mengusung Jogja Biennale untuk merias jalanan-jalanan dan ruang publik biar tampak keseniannya.

baru ini netizen dibikin takjub dengan kemunculan foto sepeda onthel model kumbang dengan  Heboh Penampakan Sepeda Onthel  Terompet Raksasa Jogja

Biennale atau pameran seni dua tahunan, menjadi fenomena belakangan ini. Setiap kota atau komunitas seni di Indonesia berbondong-bondong menyelenggarakan biennale sesuai versinya masing-masing. Bukan Jogja namanya jikalau tidak berhasil mencuri perhatian khalayak lewat acara seninya.

Foto itu bukan karya seni olahan photoshop, foto dengan judul ‘Awas sepeda onthel dengan terompet raksasa mau lewat’ itu asli. Hasil karya seni itu merupakan garapan dari Jogja Street Sculpture Project (JSSP) 2015, Asosiasi Pematung Indonesia (API), dan Dinas Kebudayan DIY.

Selain di Jalan Malioboro, Jogja Biennale juga dapat ditemui di sepanjang Jalan Mangkubumi, kawasan sekitar Tugu Jogja. Anda dapat berfoto-foto baik selfie maupun groupie, tanpa ongkos alias free. Sejak di-posting di instagram oleh akun @iwanmaco, foto ini pribadi di-like hampir 6000 orang.

Sumatera Biennale, Makassar Biennale hingga Terracota Biennale yang gres saja digelar awal bulan Juni di Yogyakarta. Kurator berbasis di Yogyakarta mengungkapkan fenomena tersebut menarik diterjemahkan ke seni kontemporer Indonesia sendiri.

Sama dengan penyelenggaraan Biennale Jogja edisi Khatulistiwa yang ketiga ini. Pihaknya mengajak seniman dari negara-negara yang belum terpikirkan oleh penyelenggara di Indonesia. Seperti Nigeria di Afrika Barat yang dikenal dengan ketidakamanannya dan pengedar narkoba.

Hal ini pula yang menciptakan Biennale Jogja unik dan berbeda dengan biennale lainnya. Pihaknya pun bekerja dengan dana terbatas, intim, dan bukan besar-besaran. Untuk menggalang dana biennale, Biennale Jogja menggelar pameran karya seni ‘Pursuing the Future’ di Ruci Artspace.