Indonesia Sasaran Penyerangan Isis Selanjutnya

Kelompok peretas Anonymous, OpParisIntel menemukan dugaan planning penyerangan dari kelompok ISIS ke wilayah RI. Juru Bicara BNPT Irfan Idris mengatakan, bahaya ISIS terhadap Indonesia sudah usang terdengar. Kelompok radikal itu selalu memusuhi negara-negara yang membencinya. Di Tanah Air, kelompok ISIS rencananya bakal menyerang komunitas Al-Jihad dan One Day One Juz.

 OpParisIntel menemukan dugaan planning penyerangan dari kelompok ISIS ke wilayah RI Indonesia Target Penyerangan ISIS Selanjutnya

Menurut sebuah komunitas di Reddit, Al Jihad yaitu sebuah masjid di Karawang, Jawa Barat. Sementara One Day One Juz yaitu komunitas pengajian online yang menyemangati anggotanya, untuk membaca Quran setidaknya 1 Juz tiap harinya.

Anonymous dan kelompok cyber yang dimiliki ISIS telah melancarkan cyber war atau perang dunia maya sejak kelompok teroris tersebut menyerang Kota Paris, Prancis pada 13 November lalu. Grup peretas mengatakan, mereka telah berhasil membekukan 5.000 akun Twitter milik ISIS.

Terlepas bahaya ini terbukti atau tidak, tentu hal ini harus menjadi peringatan bagi Pemerintah RI. Sebab bukan mustahil kelompok radikal ISIS menyerang secara membabi buta, ibarat serangan di Paris, Prancis pada 13 November 2015 yang menewaskan lebih dari 100 orang.

Sejak penyerangan majalah satir Charlie Hebdo di Paris pada Januari 2015, ‘perang’ serupa juga berlangsung. Anonymous mengklaim berhasil menutup 149 website, 101.000 akun Twitter dan menghapus 5.900 video propaganda milik ISIS.

Sejumlah langkah antisipasi dilakukan untuk mencegah masuknya ISIS ke Indonesia. Upaya itu di antaranya dengan memonitor kegiatan masyarakat secara ketat, serta dengan melibatkan tugas polisi dan Badan Intelijen Negara (BIN).

Selain menangkal penyebaran paham radikal dan agresi teror ISIS, pemerintah juga tetap konsentrasi menangani teroris di Tanah Air, di antaranya kelompok Santoso di Poso, Sulawesi Tengah. Untuk menangani dilema teroris ini, Luhut memastikan, Indonesia tak membutuhkan pinjaman negara lain, termasuk Amerika Serikat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Polisi Agus Rianto juga menyatakan hal sama. Sejauh ini situasi keamanan RI masih kondusif. Dia meminta masyarakat tidak gampang tergoda dengan isu-isu provokatif.

Kendati, Polisi Republik Indonesia akan tetap meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di seluruh wilayah RI. Polisi Republik Indonesia juga meminta tugas aktif masyarakat semoga melaporkan kepada pihak pegawanegeri jikalau menemukan hal-hal yang mencurigakan.� Dia juga meminta masyarakat tidak panik dengan kabar dugaan penyerangan kelompok ISIS.

Terkait bahaya terbaru yang menyasar Masjid Al Jihad dan komunitas ODOJ, beliau mengaku belum mengetahuinya. Namun, BNPT selalu waspada terhadap segala bahaya terorisme. Dia juga meminta informasi tersebut dicermati lagi.

Pihaknya juga telah meminta seluruh pegawanegeri TNI-Polri untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap isu-isu terorisme. Dia juga meminta semoga melaksanakan sosialisasi sampai ke tingkat bawah, untuk menanggulangi paham-paham radikal.

Kelompok hacker atau peretas Anonymous, OpParisIntel meretas situs lembaga komunikasi ISIS. Terungkap pula ISIS akan menyerang negara lain, yakni Amerika Serikat, Italia dan Lebanon. Penyerangan itu akan dimulai pada hari ini atau Minggu 22 November 2015.