Kedung Pedut, Bukan Kedung Tapi Riam Anggun Di Kulonprogo

Kedung Pedut, nama salah satu gerojokan anggun di Kulonprogo, tepatnya di dusun Kembang, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo. Saya bilang �cantik� alasannya ialah gerojokan ini memiliki dua warna, warna putih jernih dan hijau tosca. Sempat tidak percaya melihat hasil jepretan teman di gerojokan tersebut, dua warna mungkin imbas editan, ternyata hal tersebut salah. Dua warna pada gerojokan ini memang alami begitu adanya.

Memang sesuai nama julukannya, ada dua warna di gerojokan Kedung Pedut ini. Warna putih jernih berasal dari kejernihan air yang mengalir disini. Kejernihan air disini menerangkan kondisi alam sangat baik dan masyarakatnya pun menjaga kondisi tersebut biar selalu tetap baik. Warna kedua yaitu Hijau Tosca, ada yang bilang juga warna biru, warna tersebut tampaknya didapat alasannya ialah imbas batuan dasar sungainya. Mungkin pelarutan batuan dasar sungainya menciptakan air tersebut berwarna hijau tosca.

 nama salah satu gerojokan anggun di Kulonprogo Kedung Pedut, Bukan Kedung Tapi Air Terjun Cantik Di Kulonprogo

Rute Menuju Kedung Pedut

Rute menuju gerojokan Kedung Pedut dari Tugu Jogja ambil arah ke Barat � Perempatan Bangjo (Lampu Lalu Lintas) Ringroad Barat Demak Ijo � Jalan Godean � Pasar Godean � Jembatan Sungai Progo � Perempatan Bangjo Nanggulan � Pasar Kenteng � Tanjakan pegunungan menoreh � mentok pertigaan ambil kanan arah Goa Kiskendo � Pasar Jonggrangan � Goa Kiskendo � Pertigaan setekah Goa Kiskendo ambil kiri � Pertigaan Grojogan Mudal ambil kiri � Air Terjun Kembang Soka – Pertigaan Setelah Gerbang Masuk Air Terjun Kembang Soka ambil kiri � Air Terjun Kedung Pedut.

 nama salah satu gerojokan anggun di Kulonprogo Kedung Pedut, Bukan Kedung Tapi Air Terjun Cantik Di Kulonprogo

Dari Lokasi Parkir, masih harus berjalan kaki,menyelusuri jalan setapak menuruni lembah. Jalan setapaknya berupa tanah yang telah diperkeras oleh pokdarwis (kelompok sadar wisata) selaku pihak pengelola gerojokan ini. Harap hati-hati ketika menuruni lembah apalagi sesudah hujan kondisi jalan agak licin. Sepanjang tracking menuju gerojokan tidak usah khawatir kehausan, ada beberapa shelter untuk istirahat dan penjual makanan-minuman didekatnya. Setelah tracking sekitar 15 menit, sampailah di anutan sungai yang berasal dari gerojokan Kedung Pedut. Kita tinggal menyebrangi sungai dan bak alami dengan jembatan bambu dan hingga di depan gerojokan Kedung Pedut.

Kecantikan Air Terjun Kedung Pedut

Selain dua warnanya, keunikan lainnya ialah adanya bak alami. Kolam alami ini merupakan kedung, atau sanggup dibilang suatu cekungan yang memiliki kedalaman sekitar dada hingga leher orang dewasa. Pokdarwis menyebabkan bak alami ini menjadi daerah untuk bermain air, sedangkan disekitar air terjunnya tidak dipakai untuk bermain air, hanya untuk dinikmati dan di foto saja. Pada dinding tebing bambu-bambu yang melekat kuat. Bambu tersebut dibentuk sebagai daerah duduk menikmati bak alami, dan istirahat sesudah bermain air di Kolam alami.

 nama salah satu gerojokan anggun di Kulonprogo Kedung Pedut, Bukan Kedung Tapi Air Terjun Cantik Di Kulonprogo

Walaupun gres beberapa bulan dibuka, walaupun sederhana kemudahan Kedung Pedut disini sudah cukup baik. Jalan setapak menuju gerojokan berdasarkan saya lebih baik menyerupai ini saja, biar nuasa kealamian terjaga, dan perjalanan menuju gerojokan terasa makin seru. Sudah terdapat beberapa daerah sampah, jadi pengunjung dibutuhkan tidak membuang sampah sembarangan, apalagi mengotori sungai dengan membuang sampah disungai. Kumpulkan sampah dari bekal yang kalian bawa dan buang ditempat yang disediakan.