Satu Lagi Embung Gres Di Gunungkidul, Embung Jlamprong

Berbicara wacana objek wisata di Gunungkidul memang tidak akan pernah ada habisnya. Selain objek wisata alam, kini objek wisata yang lain mulai dikembangkan di kawasan Gunungkidul. Salah satunya di Desa Ngeposari Kecamatan Semanu mulai melaksanakan pengembangan banyak sekali tempat wisata untuk mengakibatkan desa wisata di kawasan itu, salah satu pembangunannya yaitu pembangunan Embung.

Setelah berhasil menyebarkan wisata Goa Jlamprong, kini pemerintah desa setempat mulai menyebarkan wisata lain yaitu Embung Jlamprong. Proyek pembangunan dimulai semenjak bulan Juni 2015 dan kini sudah hampir selesai. Berbeda dengan Embung lainnya menyerupai Embung Nglanggeran dan Embung Batara Sriten yang dibangun di dataran tinggi, Embung Jlamprong ini dibangun di dataran rendah dan memanfaatkan tanah seluas 1,5 hektare. Akses menuju ke Embung Jlamprong pun sangat gampang alasannya yaitu dibangun di dataran rendah.

Berbicara wacana objek wisata di Gunungkidul memang tidak akan pernah ada habisnya Satu Lagi Embung Baru Di Gunungkidul, Embung Jlamprong

Gambaran Keindahan Embung Jlamprong

Warga Mojo mengapresiasi pembangunan ini alasannya yaitu semenjak beberapa tahun kemudian masyarakat mengaharapkan adanya Embung Jlamprong untuk mendongkrak wisata di Goa Jlamprong.

Fasilitas yang berbeda akan dikembangkan oleh pihak desa,yaitu akan memfasilitasi wisatawan dengan memanfaatkan angkutan lokal berupa sewa sepeda dan ojek motor untuk menuju ke tempat wisata lainnya menyerupai Goa Jlamprong dan sumber mata air Ngreneng.

Pembangunan Embung Jlamprong ini sudah hampir selesai, sudah mencapai tahap 95% dan tinggal menunggu hujan untuk mengisi air yang ada di embung itu. Dana murni untuk pembangunan embung itu berasal dari pemerintah pusat, kami hanya mengusulkan dan menyediakan tanah.