Jadi Tren, Inilah Pentingnya Edukasi Keuangan Bank Ekonomi

Bank Ekonomi bekerja sama dengan Prestasi Junior Indonesia meluncurkan agenda edukasi keuangan. Peluncuran agenda edukasi keuangan tersebut menanggapi fenomena masih rendahnya kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pengelolaan keuangan dari usia dini. Program yang berjudul Junior Achievement Personal Finance akan diselenggarakan di 6 SMA/K di Medan hingga final tahun ini dan melibatkan lebih dari 300 siswa.

Bank Ekonomi bekerja sama dengan Prestasi Junior Indonesia meluncurkan agenda edukasi keu Kaprikornus Tren, Inilah Pentingnya Edukasi Keuangan Bank Ekonomi

Program ini bertujuan untuk membekali para siswa dengan pengetahuan pentingnya menabung dan memperkenalkan produk dan jasa perbankan sehingga mereka memiliki bekal untuk menjadi pribadi yang mawas dalam keuangan, tidak konsumtif, dan cerdas dalam menabung di kemudian hari.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia wacana pengelolaan keuangan semenjak usia dini, Bank Ekonomi yang menjalin kerjasama dengan Prestasi Junior Indonesia tersebut meluncurkan agenda edukasi keuangan di SMKN 1 Medan, Sabtu (14/11/2015).

Head of Corporate Communications Bank Ekonomi Wahyu Adiguna mengungkapkan, agenda yang berjudul Junior Achievement Personal Finance tersebut akan diadakan di enam Sekolah Menengan Atas dan Sekolah Menengah kejuruan yang ada di Medan hingga final tahun 2015.

Karyawan Bank Ekonomi juga ikut terlibat aktif dalam aktivitas agenda edukasi keuangan di SMKN 1 Medan melalui payung aktivitas One Day to Make a Difference yang merupakan agenda rutin kesukarelawanan.

Head of Corporate Communications Bank Ekonomi, Wahyu Adiguna juga mengatakan, melalui inisiatif ini karyawan sanggup merancang aktivitas mereka sendiri dan terlibat eksklusif di dalamnya mengembangkan pengalaman dan keahlian mereka.

Robert Gardiner, Managemant Advisor Prestasi Junior Indonesia, mengungkapkan, institusi keuangan menjadi kawan strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terutama mengenai pentingnya mengelola keuangan. Seperti yang dilakukan bersama Bank Ekonomi.

Serangan Teror Paris Turut Bayangi Nilai Tukar Rupiah

Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), tetapi kecenderungan melemah pada perdagangan Selasa kemarin. Hal itu karena rencana kenaikan bank sentral AS pada Desember 2015 masih membayangi rupiah. Berdasarkan kurs rujukan Jakarta Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah menguat 21 poin ke level 13.711 per dolar AS dari posisi Senin 16 November 2015 di level 13.732 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat  Serangan Teror Paris Turut Bayangi Nilai Tukar Rupiah

Mengutip data Bloomberg, Selasa (17/11/2015), rupiah dibuka naik 66 poin ke level 13.683 per dolar Amerika Serikat (AS) dari penutupan perdagangan Senin pekan ini di level 13.749 per dolar AS. Akan tetapi, rupiah bergerak cenderung melemah ke level 13.732 per dolar AS pada pukul 13.40. Rupiah bergerak di kisaran 13.683-13.768 per dolar AS sepanjang hari tersebut.

Ekonom PT Bank Danamon Tbk Dian Ayu menuturkan, serangan teror Paris cukup menghipnotis pasar uang terutama euro melemah. Hal itu dinilai berimbas negatif ke rupiah. Euro turun 0,5 persen menjadi US$ 1.0715. Sementara itu, indeks dolar AS cenderung naik 0,1 persen menjadi 99,08 terhadap enam mata uang utama lainnya.

Sedangkan berdasarkan Analis pasar uang PT Bank Mandiri Tbk, Renny Eka Putri menuturkan pengumuman neraca perdagangan sebesar US$ 1,01 miliar pada Oktober 2015 menunjukkan sentimen positif ke pasar. Akan tetapi, investor cenderung berspekulasi terhadap kenaikan suku bunga bank sentral AS atau the Federal Reserve pada Desember 2015.

Renny menilai, pemimpin bank sentral AS Janet Yellen belum menunjukkan pernyataan niscaya apakah akan ditunda atau menaikkan suku bunga. Hal itu masih membayangi pasar. Data-data ekonomi AS mulai dari data tenaga kerja positif masih menjadi spekulasi dan sinyal bank sentral AS untuk menaikkan suku bunga.

Oleh karena itu, Renny juga mengatakan, Bank Indonesia (BI) masih mempertahankan suku bunga contoh atau BI Rate di level 7,5 persen. Hal itu untuk mengantisipasi kenaikan suku bunga bank sentral AS.

Di pasar uang global, euro melemah 0,5 persen menjadi US$ 1.07205. Euro melemah ke level terendah dalam enam bulan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Tekanan euro ini terjadi karena ada kekhawatiran serangan teror Paris sanggup memukul ekonomi Eropa. Pelemahan mata uang tersebut juga diikuti mata uang Asia dengan mata uang Korea Selatan Won memimpin pelemahan, kemudian disusul rupiah.

Semakin Berjaya, Kopi Indonesia Terpopuler Di Taiwan

Usai mengikuti Taiwan International Tea, Coffee, and Wine Expo 2015, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei di Taiwan yakin bisa mencetak transaksi sebesar US$ 1,2 juta. Optimisme tersebut mengingat produk kopi Indonesia sangat terkenal selama pameran berlangsung dan menarik banyak kontak bisnis. Acara tersebut digelar di Taipei, Taiwan, pada 13-16 November 2015.

 Taipei di Taiwan yakin bisa mencetak transaksi sebesar US Semakin Berjaya, Kopi Indonesia Terpopuler di Taiwan

Ketua KDEI, Arief Fadillah menjelaskan, ketika ini KDEI Taipei memakai taktik gres dalam mendongkrak pasar ekspor. Saat ini produk kopi Indonesia di pasar Taiwan gres sekitar 6 persen. Dengan taktik yang ada tersebut, KDEI yakin bahwa pangsa ekspor kopi bisa ditingkatkan. Hal ini terlihat dari belum adanya tendensi penurunan ekspor kopi Indonesia.

Ekspor kopi Indonesia ke Taiwan pada Agustus 2014 tercatat US$ 12,73 juta dan meningkat 20% menjadi US$ 15,24 juta pada Agustus 2015. Persentase kenaikan tersebut hanya sedikit di bawah persentase peningkatan ekspor kopi dunia ke Taiwan yang telah mencapai US$ 91,76 juta.

Selain itu, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia Taipei juga mempromosi lokasi pusat produksi kopi melalui aktivitas Taiwan Tour de Coffee ke Jawa Timur dan Bali pada awal bulan Agustus lalu. Berbagai upaya ini membuahkan hasil optimal. Keikutsertaan Indonesia yang kedua kalinya ini diikuti 12 perusahaan nasional, terdiri atas 10 pengusaha eksportir kopi dan 2 perusahaan eksportir teh.

Berbagai jenis kopi yang ditampilkan yaitu kopi Aceh Gayo, Mandheling, Sidikalang, Jampit, Kintamani, Flores, dan kopi Lampung dalam bentuk debu (powder), biji kopi yang belum disangrai (green bean), dan biji kopi yang telah disangrai (roasted). Sedangkan perusahaan eksportir teh menampilkan teh organik, berupa teh hijau (green tea), teh putih (white tea), teh melati (jasmine tea), dan teh dalam kemasan lainnya.

12 perusahaan tersebut yaitu PT Wahana Sinar Kentjana (teh organik), CV Sukses Group (kopi biji Arabika), PT Mulia Sari Permai (kopi biji Jampit), PT Aneka Coffee Industry (kopi biji Jawa Tengah dan Lampung), CV Duta Jaya Tea (teh Dua Tang) dan´┐Ż CV Neera Bali (kopi biji kintamani).

Selain itu juga turut serta PT Golden Malabar Indonesia (kopi biji Jawa Barat), PT Adi Jaya Naturindo (biji kopi dan kopi debu kemasan), PT Santama Arta Nami (kopi biji Mandheling), CV Donya Drop Daruet (kopi biji Aceh Gayo), PT Sumantran Organic Spice (kopi biji Flores dan NTB), dan Billie Coffee Corp (kopi roasted Luwak, Mandheling, Jampit, dan Kintamani).

Iuran Naik, Registrasi Calon Direksi Bpjs Kesehatan Membludak

BPJS Kesehatan diperkirakan masih akan mengalami ketidakseimbangan antara jumlah iuran dan jumlah klaim pada tahun depan. Pada tahun ini, jumlah klaim yang masuk lebih besar jikalau dibandingkan dengan jumlah iuran yang masuk.

BPJS Kesehatan diperkirakan masih akan mengalami ketidakseimbangan antara jumlah iuran dan Iuran Naik, Pendaftaran Calon Direksi BPJS Kesehatan Membludak

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fahmi Idris menjelaskan, untuk memecahkan persoalan ketidakseimbangan antara iuran dan klaim tersebut, perusahaan mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) menciptakan hukum untuk menaikkan jumlah iuran pada 2016 nanti.

Dalam pembicaraan dengan presiden, Fahmi mengusulkan dari hasil hitungan awalnya ada kenaikan iuran untuk kelas I menjadi Rp 80 ribu dari ketika ini sebesar Rp 59 ribu. Sementara untuk kelas II, dari ketika ini Rp 42 ribu menjadi Rp 50 ribu. Angka-angka kenaikan iuran itu dijeaskan Fahmi menurut hitungan dari aktuaria, pertimbangan teknis mengenai jaminan sosial yang efisien serta perkembangan ekonomi dan sosial masyarakat itu sendiri.

Dikatakan Fahmi Idris, denah kenaikan iuran ini hanyalah salah satu opsi yang diusulkan dalam rangka mengelola forum jaminan sosial yang lebih sehat. Skema lain yang bisa dilakukan bahwasanya bisa melalui suntikan modal pribadi oleh pemerintah, ibarat yang dilakukan tahun ini. Namun, mengenai denah suntikan dana tersebut bisa cair sesudah menerima persetujuan dari Kementerian Keuangan dan dewan perwakilan rakyat RI.

Sementara itu, registrasi calon dewan pengawas dan direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan dibanjiri peminat. Hingga batas simpulan masa pendaftaran, adalah 19 November 2015, jumlah penerima yang mendaftar tercatat mencapai lebih dari 100 peserta.

Wakil Ketua Pansel BPJS Kesehatan Suarhatini Hadad mengatakan, publikasi akan dilakukan sesudah seluruh proses seleksi selesai. Tahap selanjutnya, tim Pansel melaksanakan rapat untuk memilih kegiatan guna proses seleksi dimulai.

Sekadar catatan, dalam seleksi calon dewan pengawas dan direksi BPJS, penerima akan menjalani beberapa tes, ibarat seleksi administrasi, tes kompetensi bidang, tes psikologi, tes kesehatan dan wawancara visi dan misi calon. Dalam prosesnya, Pansel juga akan melibatkan KPK dan Ombudsman. Juga melibatkan forum manajemen dari Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi kemampuan peserta.

Pansel hanya mempunyai waktu kurang dari dua bulan untuk tetapkan pengganti dewan pengawas dan direksi BPJS yang habis masa kerjanya pada 31 Desember 2015. Koordinator advokasi BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan, tim Pansel BPJS harus profesional dan objektif. Sebab pengelolaan dana di kedua BPJS itu sangat besar mencapai lebih dari Rp 203 triliun.