Seleb Pun Kagum Dengan Pesona Kali Code Yogyakarta

Aktris yang juga seorang penyanyi dan model, Dewi Sandra, mengaku sangat kagum keindahan Kali Code Yogyakarta.

Dilansir dari Tribun Jogja: Hal itu dia katakan kepada Tribun Jogja dikala menghadiri meet and greet film terbaru yang dibintanginya, Air Mata Surga, di Yogyakarta, Senin (9/11/2015) malam.Aktris yang juga seorang penyanyi dan model Seleb Pun Kagum Dengan Pesona Kali Code YogyakartaWanita yang sekarang berhijab itu melihat pesona keindahan Kali Code dikala sedang melaksanakan proses syuting di kawasan tersebut.

“Gila! Keren banget. Yang lain pada shooting, saya sibuk selfie di Kali Code. Buat saya yang orang Jakarta, Kali Code keren banget,” ujar pemain film Fisha dalam film Air Mata Surga ini.Aktris yang juga seorang penyanyi dan model Seleb Pun Kagum Dengan Pesona Kali Code YogyakartaDewi mengatakan, di Kali Code dia dapat melihat gugusan rumah yang dicat dengan banyak sekali warna, sembari melihat air yang terus mengalir.

“Selain mendapat tokoh yang sangat berkesan di film terbaru saya (Air Mata Surga), saya pun sangat terkesan dapat melaksanakan proses shooting di Yogyakarta,” ujar pelantun lagu I Love You itu.

Wow Inilah Misteri Puncak Kosakora Gunungkidul, Seindah Apa Sih

Fenomena eksokarst Pegunungan Sewu ratusan tahun silam menyisakan eksotisme bentang alam di Gunungkidul Jogja. Deretan conical hills diikuti jalanan naik turun menuju salah satu wisata di kabupaten paling timur di Jogja ini yaitu buktinya. Anda diharuskan trekking sekitar 2 km dengan medan yang cukup melelahkan untuk menuju daerah wisata yang namanya kondang di kalangan anak muda ini.

Ladang-ladang penduduk yaitu pemandangan awal yang menemani di awal trekking, hingga hingga di sebuah padang rumput yang tidak mengecewakan luas. Sebuah mitos perihal tanah yang dikeramatkan oleh masyarakat sekitar menjadi dongeng di balik papan bertuliskan larangan mendirikan bangunan di padang rumput yang disebut Lemah Sangar ini. Trekking berlanjut hingga di Pantai Ngrumput. Dari pantai pasir putih yang yang ditumbuhi rumput di beberapa sudutnya ini, Nah di situlah lokasi nya berada. Tepat di timur pantai dengan bendera sebagai tandanya.

Fenomena eksokarst Pegunungan Sewu ratusan tahun silam menyisakan eksotisme bentang alam d Wow Inilah Misteri Puncak Kosakora Gunungkidul, Seindah Apa Sih

Tangga curam dari batuan karst dengan tumbuhan pandan bahari (Pandanus odorifer) rimbun di kiri kanannya mengantarkan ke Puncak Kosakora, dataran paling tinggi di bukit yang dulunya disebut Bukit Ngrumput oleh masyarakat Tanjungsari. Semenjak seorang traveller yang tak sengaja singgah menjulukinya Kosakora, ia pun menjadi primadona wisata gres yang tak pernah sepi pengunjung.

Indahnya Puncak Kosakora

Kosakora merupakan puncak bukit yang memperlihatkan keindahan yang sangat menawan. Dari Puncak Kosakora kita sanggup melihat pemandangan perbukitan, pemandangan pantai, sunrise dan sunset diatas Puncak Kosakora.

Fenomena eksokarst Pegunungan Sewu ratusan tahun silam menyisakan eksotisme bentang alam d Wow Inilah Misteri Puncak Kosakora Gunungkidul, Seindah Apa Sih

Puncak Kosakora yaitu hasil fenomena eksokarst lain di Gunungkidul. Sebuah bukit karst yang berada dalam satu garis dengan formasi pantai-pantai anggun Gunungkidul. Pantai Ngrumput, Pantai Drini, Pantai Watu Kodok, Pantai Sepanjang, Pantai Kukup bahkan Mercusuar Pantai Baron yang jauh di barat pun sanggup terlihat dari bukit yang berketinggian sekitar 50 mdpl ini. Bukit yang dulunya sunyi itu, sekarang menjadi buah bibir banyak orang yang ingin menikmati keindahan panoramanya atau sekedar ingin selfie dengan background landscape pantai selatan dari ketinggian, seolah selfie di savana Kenawa.

Untuk Anda yang mau kemping atau bermalam di Puncak Kosakora, disarankan untuk tidak menciptakan api unggun alasannya yaitu sanggup merusak rumput di sekitar Kosakora. Lebih baik Anda membawa lampu led yang sanggup dicas dari rumah atau membawa sentir supaya tidak meninggalkan sisa-sisa pembakaran. Jangan lupa juga untuk membawa kamera supaya sanggup mengabadikan keindahan hamparan bahari luas dari Puncak Kosakora.

Kedung Pedut, Bukan Kedung Tapi Riam Anggun Di Kulonprogo

Kedung Pedut, nama salah satu gerojokan anggun di Kulonprogo, tepatnya di dusun Kembang, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo. Saya bilang �cantik� alasannya ialah gerojokan ini memiliki dua warna, warna putih jernih dan hijau tosca. Sempat tidak percaya melihat hasil jepretan teman di gerojokan tersebut, dua warna mungkin imbas editan, ternyata hal tersebut salah. Dua warna pada gerojokan ini memang alami begitu adanya.

Memang sesuai nama julukannya, ada dua warna di gerojokan Kedung Pedut ini. Warna putih jernih berasal dari kejernihan air yang mengalir disini. Kejernihan air disini menerangkan kondisi alam sangat baik dan masyarakatnya pun menjaga kondisi tersebut biar selalu tetap baik. Warna kedua yaitu Hijau Tosca, ada yang bilang juga warna biru, warna tersebut tampaknya didapat alasannya ialah imbas batuan dasar sungainya. Mungkin pelarutan batuan dasar sungainya menciptakan air tersebut berwarna hijau tosca.

 nama salah satu gerojokan anggun di Kulonprogo Kedung Pedut, Bukan Kedung Tapi Air Terjun Cantik Di Kulonprogo

Rute Menuju Kedung Pedut

Rute menuju gerojokan Kedung Pedut dari Tugu Jogja ambil arah ke Barat � Perempatan Bangjo (Lampu Lalu Lintas) Ringroad Barat Demak Ijo � Jalan Godean � Pasar Godean � Jembatan Sungai Progo � Perempatan Bangjo Nanggulan � Pasar Kenteng � Tanjakan pegunungan menoreh � mentok pertigaan ambil kanan arah Goa Kiskendo � Pasar Jonggrangan � Goa Kiskendo � Pertigaan setekah Goa Kiskendo ambil kiri � Pertigaan Grojogan Mudal ambil kiri � Air Terjun Kembang Soka – Pertigaan Setelah Gerbang Masuk Air Terjun Kembang Soka ambil kiri � Air Terjun Kedung Pedut.

 nama salah satu gerojokan anggun di Kulonprogo Kedung Pedut, Bukan Kedung Tapi Air Terjun Cantik Di Kulonprogo

Dari Lokasi Parkir, masih harus berjalan kaki,menyelusuri jalan setapak menuruni lembah. Jalan setapaknya berupa tanah yang telah diperkeras oleh pokdarwis (kelompok sadar wisata) selaku pihak pengelola gerojokan ini. Harap hati-hati ketika menuruni lembah apalagi sesudah hujan kondisi jalan agak licin. Sepanjang tracking menuju gerojokan tidak usah khawatir kehausan, ada beberapa shelter untuk istirahat dan penjual makanan-minuman didekatnya. Setelah tracking sekitar 15 menit, sampailah di anutan sungai yang berasal dari gerojokan Kedung Pedut. Kita tinggal menyebrangi sungai dan bak alami dengan jembatan bambu dan hingga di depan gerojokan Kedung Pedut.

Kecantikan Air Terjun Kedung Pedut

Selain dua warnanya, keunikan lainnya ialah adanya bak alami. Kolam alami ini merupakan kedung, atau sanggup dibilang suatu cekungan yang memiliki kedalaman sekitar dada hingga leher orang dewasa. Pokdarwis menyebabkan bak alami ini menjadi daerah untuk bermain air, sedangkan disekitar air terjunnya tidak dipakai untuk bermain air, hanya untuk dinikmati dan di foto saja. Pada dinding tebing bambu-bambu yang melekat kuat. Bambu tersebut dibentuk sebagai daerah duduk menikmati bak alami, dan istirahat sesudah bermain air di Kolam alami.

 nama salah satu gerojokan anggun di Kulonprogo Kedung Pedut, Bukan Kedung Tapi Air Terjun Cantik Di Kulonprogo

Walaupun gres beberapa bulan dibuka, walaupun sederhana kemudahan Kedung Pedut disini sudah cukup baik. Jalan setapak menuju gerojokan berdasarkan saya lebih baik menyerupai ini saja, biar nuasa kealamian terjaga, dan perjalanan menuju gerojokan terasa makin seru. Sudah terdapat beberapa daerah sampah, jadi pengunjung dibutuhkan tidak membuang sampah sembarangan, apalagi mengotori sungai dengan membuang sampah disungai. Kumpulkan sampah dari bekal yang kalian bawa dan buang ditempat yang disediakan.

Jogja Punya Acara: Perhelatan Pekan Raya Desain Penataan Malioboro 4 Hari Lagi

Pemerintah Kota Jogja terus menggencarkan sosialisasi penataan kawasan�Malioboro kepada banyak sekali komunitas dan elemen masyarakat yang berada di daerah tersebut.�Minggu depan juga akan digelar festival hasil sayembara penataan Malioboro.

Pemerintah Kota Jogja terus menggencarkan sosialisasi penataan kawasan�Malioboro kepada be Jogja Punya Acara: Perhelatan Pameran Desain Penataan Malioboro 4 Hari Lagi

Upaya sosialisasi masuk dalam tahap pra penataan. Sosialisasi dilakukan untuk menjaring pendapat dari seluruh elemen masyarakat terkait rencana penataan yang akan dilakukan.

Pameran Desain Penataan Malioboro 4 Hari Lagi

Nah perwujudan bentuk sosialisasi kepada masyarakat yang akan dilakukan yaitu dengan memamerkan hasil sayembara desain Malioboro yang akan di selenggarakan 4 hari lagi. Tepatnya pada 21-22 November 2015.

Pemerintah Kota Jogja terus menggencarkan sosialisasi penataan kawasan�Malioboro kepada be Jogja Punya Acara: Perhelatan Pameran Desain Penataan Malioboro 4 Hari Lagi

Pameran Desain Penataan Kawasan Malioboro, akan diselenggarakan pada tanggal 21-22 November di Benteng Vredenburg. Di sini dan dalam event ini hasil dari desain penataan Kawasan Malioboro akan di helat. Bagi anda yang ingin menyaksikan perhelatan Pameran desain Penataan Kawasan Malioboro tiba dan ikuti kemeriahan perhelatannya 4 hari lagi.

 

 

Terkuak Fakta Misteri Sejarah Nama Bulaksumur Ugm

Bulaksumur dan Jalan Kaliurang berada di bersahabat perbatasan antara Kota Jogja dan Kabupaten Sleman, siapa yang tak kenal wilayah padat ini? disinilah berdiri salah satu kampus terbesar yang berjulukan Universitas Gadjah Mada. Siapa sangka dibalik hingar bingar dan kemacetan daerahnya ternyata dulu hanyalah kawasan sepi yang menyimpan kisah misteri

Dulu Jalan Kaliurang Kota Jogja yang kini membelah kampus UGM pada tahun 1915 yakni berupa Bulak yang penuh dengan tanaman tebu. Bulak artinya yakni “jalan panjang terapit sawah”Karena sawah dan perkebunan tebu itu cukup luas, Belanda menciptakan sumur bermesin di kawasan itu untuk perairan kebun dan sawah.

Bulaksumur dan Jalan Kaliurang berada di bersahabat perbatasan antara Kota Jogja dan Kabupaten  Terkuak Fakta Misteri Sejarah Nama Bulaksumur UGM

Misteri Bulak Sumur UGM

Konon sumur misteri yang diperkirakan dibentuk tahun 1915 itu bergaris tengah 7,5 meter dengan kedalaman 11 meter, dilengkapi pompa bertenaga motor bensin. Setelah sumur jadi seorang lurah berjulukan Pak Hardjo Sentono mengusulkan sebuah nama Bulaksumur untuk kawasan tersebut.

Dimana lokasi Sumur renta misteri ini berada? sayang tak ada yang sanggup memastikan semenjak Gedung Pusat UGM dibangun di Kota Jogja tahun 1951 – 1959. Namun lokasi sumur ini berdasarkan rumor versi 1 berada di sekitar wilayah yang kini berdiri kampus kehutanan UGM, konon sumur renta terkubur ditengah lebatnya hutan kampus tersebut.

menurut rumor versi ke 2 lokasi sumur renta misteri ini berada di sebelah timur Boulevard UGM yang telah berdiri banyak bangunan. diwilayah inilah banyak kisah penampakan terkait urban legend di UGM Jogja, khusus untuk Bulaksumur yakni sosok tanpa Kepala. Konon ceritanya sosok berjubah hitam inilah yang jadi “penunggu” sumur renta tersebut. sumur misteri itu sendiri dipastikan telah lenyap alasannya yakni tertutup oleh bangunan diatasnya.

Itulah sejarah nama kawasan Bulaksumur Jogja yang artinya jalan panjang terapit sawah yg terdapat sumur sekaligus urban legendnya

Pantai Sepanjang Gunungkidul Potret Pantai Kuta Di Periode Lalu

Pantai Sepanjang belakangan ini memang sedang naik daun menjadi lokasi wisata yang populer. Setelah pemerintah daerah dan banyak pecinta traveler tak habis habisnya membahas pantai Indrayanti. Kini giliran Pantai Sepanjang yang ramai di promosikan. Bahkan Pantai Sepanjang ini juga digadang- gadang oleh pemerintah daerah sebagai sosok Kuta masa kemudian untuk semakin meningkatkan kunjungan wisata pantai ke lokasi ini.

Sesuai dengan namanya, Pantai ini memilik hamparan pasir yang sangat panjang. Hanya terletak beberapa kilometer dari Pantai Sundak, selain keindahannya pantai Sepanjang juga sanggup dipakai untuk Selancar.

Pantai Sepanjang belakangan ini memang sedang naik daun menjadi lokasi wisata yang terkenal Pantai Sepanjang Gunungkidul Potret Pantai Kuta Di Masa Lalu

Pantai Pantai Sepanjang, Nostalgia Kuta masa lalu

Nama Sepanjang diambil sebab daerah ini merupakan pantai terpanjang yang ada di Gunung Kidul. Alamnya masih sangat alami. Airnya yang jernih sangat anggun dikala menghempas karang – karang yang kokoh. Jangan lupa siapkan kamera Anda untuk mengabadikan semua momen indah dikala berlibur di Pantai Sepanjang.

Kalau diperhatikan, Pantai Sepanjang memang sangat seolah-olah Pantai Kuta Bali, namun Pantai Sepanjang masih alami, jauh dari hiruk pikuk cafe dan hotel di sepanjang pantai Kuta Bali.

Kamu sanggup membawa pulang kerajinan hiasan kerang yang sangat bagus jikalau berkunjung ke Pantai Sepanjang ini. Inilah citra yang akan anda dapatkan dari pantai Sepanjang, tak ubahnya dengan citra pantai Kuta Bali yang tersohor itu di masa lalu, sebelum daerah wisata pantai ternama di dunia itu tersentuh dunia komersial.

Menariknya, di pantai Sepanjang ini anda masih sanggup menemukan acara masyarakat sekitar yang menyatu dengan acara wisata. Anda masih sanggup menemukan perbukitan� yang lerengnya dipakai sebagai perkebunan jagung, daerah ladang kedelai dan perjuangan rumput laut.

 

 

Heboh Puncak Gereja Ayam, Magelang Jadi Sorotan Dunia

Umat Kristen sedunia sekarang sedang membicarakan bangunan gereja berbentuk ayam yang ada di Magelang, Jawa Tengah. Gereja Ayam yang terletak di salah satu Puncak Bukit Kota Magelang tiba-tiba menghebohkan netizen.�Tersembunyi jauh di dalam hutan di Magelang sebuah gereja yang bangunannya terlihat mirip ayam raksasa ini baru-baru ini menjadi perbincangan hangat umat kristen seluruh dunia. Surat kabar Inggris, the Daily Mail, turut melaporkan keberadaan daerah ibadah berbentuk unik tersebut.

Bangunan ini terletak di Dusun Gombong, Desa Kembanglimus, Kec. Borobudur, Magelang. Terletak di 2,5 km dari Candi Borobudur. Wisatawan yang berkunjung ke sana banyak yang menyebut bangunan itu dengan Gereja Ayam atau Chicken Church. Tapi warga sekitar menyebut bangunan itu Banyak Angkrem. Ya, sesuai dengan yang orang bilang, Gereja Ayam, bangunan ini mirip bentuk Ayam (atau bahkan burung).

Umat Kristen sedunia sekarang sedang membicarakan bangunan gereja berbentuk ayam yang ada di M Heboh Puncak Gereja Ayam, Magelang Kaprikornus Sorotan Dunia

Pesona Gereja Ayam di Puncak Bukit Kota Magelang

Struktur usang yang dibiarkan terlantar ini dikenal secara lokal sebagai Gereja Ayam dan telah menarik ratusan wisatawan dan fotografer yang ingin tau mengunjungi perbukitan di Magelang, Jawa Tengah, setiap tahunnya.

Namun berdasarkan pembuatnya yang eksentrik, bangunan megah ini bukanlah ayam atau gereja. Daniel Alamsjah yang sekarang bekerja di Jakarta, membangun struktur ini ketika ia tiba-tiba menerima pesan dari Tuhan untuk membangun �rumah ibadah� dalam bentuk burung merpati.

Umat Kristen sedunia sekarang sedang membicarakan bangunan gereja berbentuk ayam yang ada di M Heboh Puncak Gereja Ayam, Magelang Kaprikornus Sorotan Dunia

Sejarah Gereja Ayam Di Magelang

Pada tahun 1989, dikala ia berjalan-jalan di Magelang, di mana keluarga istrinya tinggal, ia melihat pemandangan yang sama yang ia lihat dalam mimpinya. Dia berdoa sepanjang malam di sana dan beliau menerima wahyu bahwa beliau harus membangun rumah doa di daerah itu.

Namun rumah ibadah ini ditutup pada tahun 2000 alasannya biaya konstruksi yang terlalu tinggi dan ada juga penolakan dari warga sekitar. Awalnya sang pendiri gereja berdalih�ingin menciptakan gedung konferensi atau pertemuan. Tetapi setiap hari minggu, banyak orang yang mengunjungi gedung itu. Warga pun curiga, ternyata gedung itu yaitu Gereja Kristen Katolik.

Warga tidak oke atas pembangunan gedung ini alasannya tidak ada satupun warga yang beragama Katolik. Akhirnya bangunan yang belum jadi itu ditinggalkan pemiliknya. Namun ternyata sekarang banyak wisatawan terus mengunjungi situs yang indah ini.

 

Petilasan Gunung Manis Paliyan Ini Menakutkan Alasannya Yaitu Tak Terawat

Bangunan petilasan Gunung Bagus dalam kondisi memprihatinkan dan terlihat menakutkan. Hal ini menyebabkan petilasan Gunung Bagus di Desa Giring, Kecamatan Paliyan mulai sepi pengunjung.

Petilasan ini merupakan daerah wisata religi yang memiliki daya tarik karena berbau mistis. Banyak masyarakat yang percaya akan hal mistik di dalamnya dan tak sedikit pula dari mereka berdoa memohon sesuatu di daerah itu. Namun, dikala ini daerah itu sepi penggunjung. Padahal dulunya di setiap malam Jumat kliwon dan Selasa kliwon selalu ramai peziarah.�

Bangunan petilasan Gunung Bagus dalam kondisi memprihatinkan dan terlihat menakutkan Petilasan Gunung Bagus Paliyan ini Angker Karena Tak Terawat

 

Kondisi bangunan yang sudah tidak berpengaruh lagi sanggup dilihat dari atap dan genting yang mulai rontok dan terpasang 2 buah kayu sebagai penyangga atap di dalam ruangan.Di dalamnya terdapat 3 buah kijing yang dipercaya sebagai makam Joko Tarub, Bondan Gejawan dan Dewi Nawangsih.

Hal ini dikarenakan bangunan yang hampir roboh dan menciptakan takut peziarah sehingga tidak betah usang ditempat itu. Warga sekitar semua berharap ada campur tangan dari pemerintah untuk merenovasi bangunan petilasan Gunung Bagus ini semoga daerah ini ramai kembali.

 

 

Goa Maria Tritis, Kesegaran Di Bukit Gersang Gunungkidul

Goa Maria Tritis merupakan salah satu gua alami yang ada di formasi perbukitan karst Gunungkidul dan dijadikan sebagai daerah peziarahan umat Katholik. Dinamakan Tritis sebab selalu ada air yang menetes (tumaritis) dari stalaktit yang ada di langit-langit gua. Pada mulanya gua ini merupakan daerah yang sepi dan seram sehingga tidak banyak orang yang berani memasukinya. Oleh sebab itu, gua ini sering dijadikan sebagai daerah pertapaan dan menjadi daerah persinggahan beberapa pangeran dari Kerajaan Mataram.

Pengelolaan daerah ini gres dimulai tahun 1974 dikala daerah ini dipakai sebagai daerah ekaristi Natal tahun tersebut, sebelumnya tidak ada orang yang berani ke daerah ini, sebab menilai daerah tersebut seram dan sepi. Lambat laun daerah ini berubah dari tahun ke tahun semakin banyak orang yang mengunjungi untuk sekedar melihat ataupun yang berdoa untuk mengenang Cinta kasih Tuhan yang disalibkan.

Goa Maria Tritis merupakan salah satu gua alami yang ada di formasi perbukitan karst Gunun Goa Maria Tritis, Kesejukan Di Bukit Gersang Gunungkidul

Rute Menuju Goa Maria Tritis

Untuk mencapai gua, peziarah harus berjalan kaki membelah ladang jati, melewati jalan setapak yang berkelok di antara bukit-bukit karang yang tandus. Ada dua pilihan rute untuk mencapai lokasi Gua Maria Tritis, ialah rute panjang sekitar 1,5 km dan rute pendek sejauh 500 meter. Peziarah yang melaksanakan jalan salib biasanya melewati rute panjang dengan 14 stasi pemberhentian yang dilengkapi diorama dongeng sengsara Yesus. Pada stasi ke 12 dibangun 3 buah salib di bawah bukit yang menggambarkan penyaliban Yesus bersama 2 orang penjahat.

Sarana Prasarana Di Gua Maria Tritis

Saat ini sarana dan prasarana daerah ini sudah banyak mengalami Goa Maria Tritisperkembangan, jalan yang sebagai sarana jalan salib sudah dibenahi sedemikian rupa sampai lezat untuk dilewati. Kemudian akomodasi didalam Goa juga disediakan beberapa buku panduan doa, berupa Madah Bakti, Kidung Adi, Padupan Kecana dan Tasbih Rosario.

Karena banyaknya pengunjung yang ingin berziarah maka Paroki Wonosari menjadwalkan tiap Minggu diselenggarakan Ibadah Ekaristi yang didahului prosesi Jalan Salib. Sedangkan bagi yang ingin mengikuti ibadah Novena maka dapat menghadiri pada hari ahad pertama pada setiap bulannya.

Satu Lagi Embung Gres Di Gunungkidul, Embung Jlamprong

Berbicara wacana objek wisata di Gunungkidul memang tidak akan pernah ada habisnya. Selain objek wisata alam, kini objek wisata yang lain mulai dikembangkan di kawasan Gunungkidul. Salah satunya di Desa Ngeposari Kecamatan Semanu mulai melaksanakan pengembangan banyak sekali tempat wisata untuk mengakibatkan desa wisata di kawasan itu, salah satu pembangunannya yaitu pembangunan Embung.

Setelah berhasil menyebarkan wisata Goa Jlamprong, kini pemerintah desa setempat mulai menyebarkan wisata lain yaitu Embung Jlamprong. Proyek pembangunan dimulai semenjak bulan Juni 2015 dan kini sudah hampir selesai. Berbeda dengan Embung lainnya menyerupai Embung Nglanggeran dan Embung Batara Sriten yang dibangun di dataran tinggi, Embung Jlamprong ini dibangun di dataran rendah dan memanfaatkan tanah seluas 1,5 hektare. Akses menuju ke Embung Jlamprong pun sangat gampang alasannya yaitu dibangun di dataran rendah.

Berbicara wacana objek wisata di Gunungkidul memang tidak akan pernah ada habisnya Satu Lagi Embung Baru Di Gunungkidul, Embung Jlamprong

Gambaran Keindahan Embung Jlamprong

Warga Mojo mengapresiasi pembangunan ini alasannya yaitu semenjak beberapa tahun kemudian masyarakat mengaharapkan adanya Embung Jlamprong untuk mendongkrak wisata di Goa Jlamprong.

Fasilitas yang berbeda akan dikembangkan oleh pihak desa,yaitu akan memfasilitasi wisatawan dengan memanfaatkan angkutan lokal berupa sewa sepeda dan ojek motor untuk menuju ke tempat wisata lainnya menyerupai Goa Jlamprong dan sumber mata air Ngreneng.

Pembangunan Embung Jlamprong ini sudah hampir selesai, sudah mencapai tahap 95% dan tinggal menunggu hujan untuk mengisi air yang ada di embung itu. Dana murni untuk pembangunan embung itu berasal dari pemerintah pusat, kami hanya mengusulkan dan menyediakan tanah.