Tak Manusiawi, Ini Kumpulan Fakta Kekejaman Isis

Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) semakin hari semakin memperlihatkan kekejaman mereka yang tidak berperikemanusiaan. Kali ini mereka melancarkan agresi teror keji di Ibukota Prancis, Paris. Akibat dari agresi ini, 129 orang jadi korban tewas. Sementara ratusan lainnya menderita luka-luka. ISIS tidak ragu-ragu memperabukan dan menghancurkan sejumlah situs arkeologi, masjid, dan perpustakaan Irak yang menyimpan banyak dokumen penting bersejarah.

Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah  Tak Manusiawi, Ini Kumpulan Fakta Kekejaman ISIS

Kekejaman ISIS

Kekuasaan

Saat perang Suriah pecah, ISIS menguasai tanah-tanah di Utara Irak dan Suriah. Saat ini mereka bahkan mengontrol tanah lebih banyak dari negara-negara dunia. Meski mereka terus digempur di Tikrit, tetapi salah satu kota besar di Irak Mosul tetap mereka kuasai.

Anggota

Pada 2015, ISIS dikabarkan berhasil merekrut 20 ribu anggota dari seluruh dunia. Lebih mengejutkan lagi, ISIS juga berhasil merektrut anggota perempuan. Total anggota ISIS berasal dari 90 negara. 3.400 berasal dari negara-negara di Eropa. Dari laporan Prancis dan Rusia, 1.200 orang keluar dari perbatasannya untuk masuk kelompok radikal ini. Sementara Inggris dan Jerman 600 orang, Amerika 180 dan Kanada 130 orang.

Pendanaan

Sebelum merebut tanah dan ladang minyak, sumber pendanaan ISIS diduga besar lengan berkuasa berasal dari negara barat. Bukan tanpa alasan pernyataan ini muncul. Hal tersebut didasari faktor impian AS untuk menggulingkan Presiden Suriah Bashar Al-Assad. Mereka memperlihatkan dana ke beberapa kelompok penenatang Assad. Sayangnya, sejumlah uang dari AS mengalir ke rekening ISIS.

Media

ISIS melancarkan propaganda melalui media sosial. Mereka bahkan dilabeli teroris yang paling lihal memakai sosial media. ISIS juga diketahui mengerahkan beberapa mahir sosial media biar twitter, instagram, dan facebook mereka dapat maksimal dalam berbagi paham ekstremnya.

ISIS vs Al-Qaeda

Beberapa tahun lalu, Presiden AS Barack Obama menyampaikan bahwa ISIS tidak akan seberbahaya Al-Qaeda. Namun, Obama harus menjilat ludahnya sendiri. Saat ini, ISIS sudah menjelma monster yang mengerikan. Jika dibandingkan dengan Al-Qaeda yang merupakan otak serangan 9/11, ISIS memang jauh lebih mengerikan dari mereka.